Tim Klarifikasi Lomba TTG dan Posyantek Tingkat Provinsi Aceh Tahun 2026 Kunjungi Gampong Emperom dan Gampong Punge Jurong
Kegiatan ini merupakan bagian dari proses penilaian terhadap peserta yang berhasil masuk enam besar terbaik tingkat Provinsi Aceh pada kategori Inovasi Alat TTG dan Posyantek.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Kota Banda Aceh Ibu Ritasari Pujiastuti, AP., M.Si. menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan bekerja keras dalam mempersiapkan kegiatan tersebut. Menurutnya, Lomba TTG dan Posyantek bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan wadah untuk menumbuhkan kreativitas, inovasi, dan semangat masyarakat dalam menciptakan teknologi yang sederhana, mudah diterapkan, terjangkau, serta memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Lebih lanjut disampaikan bahwa Posyantek memiliki peran penting sebagai lembaga pelayanan teknologi di tingkat gampong yang menjembatani kebutuhan masyarakat terhadap inovasi dan teknologi. Posyantek diharapkan menjadi motor penggerak pengembangan potensi lokal, peningkatan produktivitas usaha masyarakat, serta solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat di gampong.Ketua Tim Klarifikasi Provinsi Aceh, Bapak Wardhana, menjelaskan bahwa kegiatan klarifikasi lapangan bertujuan untuk memastikan kesesuaian antara dokumen yang telah disampaikan peserta dengan kondisi nyata di lapangan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan bagi para inventor, pengelola Posyantek, dan pemerintah gampong agar terus mengembangkan inovasi teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Menurutnya, pengembangan Teknologi Tepat Guna harus mampu mendorong efisiensi kerja, meningkatkan kualitas dan hasil produksi masyarakat, serta membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk BUMG/BUMDes, sehingga inovasi yang dihasilkan dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih luas.
Pada kesempatan tersebut, Tim Klarifikasi melakukan peninjauan langsung terhadap inovasi "Bor Tanah Portable" yang dikembangkan oleh Gampong Emperom. Alat ini dirancang untuk mempermudah pekerjaan pengeboran tanah secara lebih praktis dan efisien sehingga dapat mendukung berbagai kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, di Gampong Punge Jurong, tim meninjau dua inovasi yang diusulkan, yaitu alatpenerima siaran televisi yang mampu menghasilkan kualitas penerimaan lebih jernih dengan biaya yang lebih terjangkau, serta kompor berbahan bakar oli bekas yang ramah lingkungan dan memiliki nilai ekonomis bagi masyarakat.
Khusus untuk kategori Posyantek, Tim Klarifikasi memberikan apresiasi kepada Gampong Punge Jurong yang meskipun Posyanteknya masih tergolong baru, telah menunjukkan keberanian dan komitmen untuk berpartisipasi dalam ajang tingkat provinsi. Semangat ini dinilai sebagai modal penting dalam membangun budaya inovasi di tingkat gampong. Melalui kegiatan klarifikasi ini, diharapkan Posyantek Punge Jurong terus berkembang sebagai pusat layanan dan pengembangan teknologi masyarakat, serta mampu melahirkan berbagai inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Melalui kegiatan klarifikasi lapangan ini diharapkan lahir inovasi-inovasi unggulan yang tidak hanya mampu menjawab kebutuhan masyarakat, tetapi juga mengharumkan nama Kota Banda Aceh dan Provinsi Aceh di tingkat yang lebih tinggi. (irham)



Komentar
Posting Komentar