Postingan

Rakor TPP Kota Banda Aceh Dorong Budaya Pelaporan Berkualitas dan Literasi Pendampingan

Gambar
Bekerja Cerdas, Menulis Lebih Baik, dan Memanfaatkan AI dalam Pendampingan Desa Suasana Rapat Koordinasi TPP Kota Banda Aceh. Di tengah semakin meningkatnya tuntutan akuntabilitas program dan kebutuhan data yang akurat, kemampuan pendamping desa tidak lagi cukup hanya bekerja dengan baik di lapangan. Pendamping juga dituntut mampu mendokumentasikan, melaporkan, dan mengomunikasikan hasil pendampingan secara baik, lengkap, dan dapat dipertanggungjawabkan. Berangkat dari kebutuhan tersebut, P Irham bersama Ibu Baliani dan Bapak Isnadi (Tim TAPM Kota Banda Aceh) memfasilitasi pelaksanaan Rapat Koordinasi Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kota Banda Aceh. Rakor ini membahas berbagai isu strategis pendampingan desa, mulai dari manajemen pelaporan, penguatan literasi, pemanfaatan AI, Indeks Desa 2026, perencanaan pembangunan desa 2027, pemanfaatan Dana Desa 2025, konvergensi stunting, penyaluran Dana Desa 2026, hingga implementasi DRP V3 . Inti Pesan Rakor Laporan bukan se...

Tim Klarifikasi Lomba TTG dan Posyantek Tingkat Provinsi Aceh Tahun 2026 Kunjungi Gampong Emperom dan Gampong Punge Jurong

Gambar
Dalam rangka tahapan Klarifikasi Lapangan Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) dan Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (Posyantek) Tingkat Provinsi Aceh Tahun 2026, Tim Klarifikasi Provinsi Aceh melakukan kunjungan ke dua gampong di Kota Banda Aceh, yaitu Gampong Emperom Kecamatan Jaya Baru dan Gampong Punge Jurong Kecamatan Meuraxa pada 23 Mei 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari proses penilaian terhadap peserta yang berhasil masuk enam besar terbaik tingkat Provinsi Aceh pada kategori Inovasi Alat TTG dan Posyantek. Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Kota Banda Aceh Ibu Ritasari Pujiastuti, AP., M.Si.  menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan bekerja keras dalam mempersiapkan kegiatan tersebut. Menurutnya, Lomba TTG dan Posyantek bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan wadah untuk menumbuhkan kreativitas, inovasi, dan semangat masyarakat dalam menciptakan teknologi yang sederhana, mudah diterapkan, terjangk...

Rapat Supervisi dan Pembentukan BUMG Gampong Lampeot Kecamatan Banda Raya Kota Banda Aceh

Gambar
Pemerintah Kecamatan Banda Raya bersama unsur pendamping desa melaksanakan rapat supervisi dan terkait proses pembentukan BUMG Gampong Lampeot, Kecamatan Banda Raya, Kota Banda Aceh. Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Tuha Peut, Kasi PMD Kecamatan, Tenaga Ahli (TA), serta TPP Kecamatan Banda Raya. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya penguatan koordinasi dan penyamaan persepsi antar unsur gampong agar proses pembentukan BUMG dapat berjalan sesuai mekanisme, aturan yang berlaku, serta mengedepankan semangat musyawarah dan kebersamaan. Dalam forum tersebut, seluruh pihak diberikan ruang untuk menyampaikan pandangan, masukan, dan harapan masing-masing terkait proses pembentukan BUMG. Diskusi berlangsung dalam suasana terbuka, komunikatif, dan penuh kekeluargaan guna membangun kesepahaman bersama demi mendukung keberlangsungan BUMG ke depan. Pendamping desa bersama pihak kecamatan juga memberikan penguatan pentingnya prinsip partisipatif, transparansi, dan keterlibatan ...

Rapat Rutin “Aso Keraja” Kecamatan Koetaraja Bahas Penguatan Sinergi Pembangunan dan Perlindungan Sosial di Gampong

Gambar
Banda Aceh — Pemerintah Kecamatan Koetaraja kembali melaksanakan Rapat Rutin Bulanan Muspika yang dikenal dengan nama “Aso Keraja” , sebagai forum koordinasi strategis antara pemerintah kecamatan, pemerintah gampong, dan berbagai stakeholder terkait dalam rangka memperkuat pembangunan desa dan pelayanan masyarakat. Kegiatan Aso Keraja bulan April 2026 dilaksanakan di Adi Kupi Gampong Pande dan dihadiri oleh unsur Muspika Kecamatan Koetaraja, seluruh Keuchik dalam wilayah kecamatan, Kepala Puskesmas, Pendamping Desa, tokoh masyarakat, serta sejumlah narasumber dari instansi teknis, yaitu Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh, Dinas Sosial Kota Banda Aceh, dan BPJS Ketenagakerjaan. Kehadiran narasumber disesuaikan dengan kebutuhan dan isu prioritas yang berkembang di gampong. Arah Kebijakan dan Penguatan Kolaborasi Gampong Rapat dibuka dan dipimpin langsung oleh Camat Koetaraja yang dalam sambutannya menegaskan bahwa forum Aso Keraja merupakan ruang penting untuk memperkuat koordinasi lint...

Lagu Jejak Pengabdian di Tanah Desa

 Jejak Pengabdian di Tanah Desa Mentari pagi perlahan menyapa desa, menyinari sawah, jalan tanah, dan rumah-rumah sederhana yang penuh harapan. Di setiap langkah perjalanan, ada mereka yang hadir bukan sekadar bekerja, tetapi mengabdi dengan hati. Pendamping desa berjalan bersama masyarakat, mendengar harapan mereka, merangkai mimpi menjadi kenyataan, dan menjembatani cita-cita menuju desa yang lebih mandiri dan sejahtera. Lagu ini adalah gambaran semangat itu—tentang pengabdian, ketulusan, dan langkah yang tak pernah lelah untuk desa tercinta. 🎡 Lirik Lagu Mentari pagi menyambut desa Langkah ku hadir membawa cita Menjadi jembatan harapan mereka Pendamping desa mengabdi sepenuh jiwa Dalam harmoni alam yang permai Untuk masyarakat baktiku sampai akhir nanti
Gambar
✨ 7 Rahasia Membawa Diri Agar DISEGANI Orang Lain (Meski Kita "Bukan Siapa-Siapa") Pernahkah Anda bertemu seseorang yang secara jabatan biasa saja, tampilannya sederhana, tidak pamer gelar, tapi begitu ia berbicara—orang langsung mendengarkan? Begitu ia mengambil sikap, orang berpikir dua kali untuk menyepelekannya? Fakta menarik: Wibawa bukan soal siapa Anda di atas kertas, tapi bagaimana Anda hadir di dunia nyata. Kabar baiknya? Aura "disegani" ini bisa dilatih. Tidak perlu menunggu jadi orang penting! πŸ”Ή 1. Integritas: Satukan Kata dan Perbuatan "Integrity is doing the right thing, even when no one is watching." Ini fondasi utama. Orang mungkin tidak mengkritik langsung, tapi mereka mencatat . ✅ Janji? Tepati. ✅ Tidak sanggup? Jujur dari awal. ✅ Salah? Akui dengan lapang dada. Di dunia yang penuh basa-basi, konsistensi antara ucapan dan tindakan adalah mata uang termahal. Wibawa dibangun bukan saat dilihat orang, tapi ...

Siapa Pun yang Berdiri di Depan adalah Guru

Gambar
Saya pernah mengikuti sebuah pelatihan. Saat itu, pelatih yang menyampaikan materi terlihat kurang siap. Penguasaan materi terbatas, penyampaian pun terasa grogi dan berputar-putar. Karena sesi ini berlangsung berulang kali, suasana menjadi jenuh. Di tengah kejenuhan itu, seorang teman yang duduk di samping saya mulai “berulah”. Tingkah nakalnya—mengganggu jalannya pelatihan—membuat suasana semakin riuh. Jujur saja, sebagian dari kami mungkin merasa terwakili oleh sikap itu, walau dalam hati. Tak lama kemudian, supervisor kami datang. Pada saat jam istirahat, supervisor tersebut menegur teman kami yang tadi mengganggu, lalu membuka pembicaraan dengan sebuah kalimat sederhana namun sangat dalam maknanya: “Siapa pun yang berdiri di depan adalah guru.” Teman saya langsung menyanggah, “ Tapi dia tidak siap. Bicaranya ngelantur ke mana-mana.” Supervisor kami tersenyum, lalu menyela dengan tenang, “Tetap guru. Paling tidak, dari situ kita belajar satu hal: nanti kalau kita berdiri ...

Postingan populer dari blog ini

Rapat Koordinasi Percepatan Penyusunan RAPBG-P dan Perencanaan Pembangunan Gampong Tahun 2026

Diskusi Pembenahan Kepengurusan BUMG Geuceu Kayee Jato